Kamis, 01 Januari 2026

Press Release Akhir Tahun, Kapolrestabes Makassar Paparkan Capaian Kinerja Sepanjang Tahun 2025


 Makassar – Polrestabes Makassar menggelar press release capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang berlangsung di Aula Mappaodang Markas Polrestabes Makassar, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Lantas AKBP Hj. Andi Husnaeni, S.Sos., M.Si., Kasat Reskrim AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKBP Lulik Febyantara, S.I.K., M.H., serta Kasat Intelkam Kompol Asdar, S.Sos.

Dalam paparannya, Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan kondisi kekuatan personel Polrestabes Makassar mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024 jumlah personel tercatat sebanyak 1.763 orang, namun pada tahun 2025 berkurang menjadi 1.719 personel atau turun sekitar 2,50 persen akibat pensiun, mutasi, dan meninggal dunia. Sementara itu, jumlah PNS juga berkurang dari 46 menjadi 43 orang sehingga secara keseluruhan Polrestabes Makassar masih mengalami kekurangan personel sebanyak 471 orang.

Terkait pembinaan personel, Kapolrestabes mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 sebanyak 338 personel menerima reward atas prestasi dan kinerja, serta 17 warga masyarakat juga diberikan penghargaan karena turut membantu tugas kepolisian. Di sisi lain, pelanggaran disiplin mengalami penurunan dari 18 kasus pada tahun 2024 menjadi 11 kasus di tahun 2025 atau turun 38,89 persen. Namun demikian, pelanggaran kode etik mengalami peningkatan dari 15 menjadi 22 kasus, sedangkan jumlah personel yang diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) tetap sama, yakni 4 orang.

Pada bidang reserse kriminal, jumlah laporan gangguan kamtibmas mengalami penurunan. Tahun 2024 tercatat 6.797 laporan dengan penyelesaian 4.430 perkara, sedangkan pada tahun 2025 jumlah laporan menurun menjadi 5.404 laporan dengan tingkat penyelesaian meningkat menjadi 4.761 perkara. Untuk tindak pidana korupsi, pada tahun 2025 terdapat dua laporan dengan kerugian negara mencapai Rp3,7 miliar yang berhasil diselesaikan hingga tahap pengembalian dana, sehingga Polrestabes Makassar meraih penghargaan dalam penanganan kasus korupsi.

Kapolrestabes juga menyoroti sejumlah kasus menonjol dan viral sepanjang tahun 2025, di antaranya pencurian mesin ATM di DPRD dengan 15 tersangka, perusakan dan pembakaran di DPRD dengan 14 tersangka, kasus penculikan anak yang melibatkan lima tersangka, serta kasus pembunuhan saat tawuran. Total terdapat empat kasus besar yang menjadi perhatian publik dengan jumlah tersangka sebanyak 30 orang.

Di bidang narkotika, Satresnarkoba Polrestabes Makassar mencatat peningkatan jumlah pelaku yang diamankan. Pada tahun 2025, tersangka bandar meningkat menjadi 21 orang, pengedar 229 orang, dan pengguna 557 orang. Jumlah laporan penyalahgunaan narkotika juga naik menjadi 535 laporan dengan 463 perkara berhasil diselesaikan. Barang bukti narkotika yang disita sepanjang tahun 2025 mencapai total 51,16 kilogram, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 40,96 kilogram.

Sementara itu, aktivitas unjuk rasa di wilayah hukum Polrestabes Makassar mengalami peningkatan signifikan. Tahun 2025 tercatat sebanyak 1.005 unjuk rasa atau naik 95,5 persen dibandingkan tahun 2024. Perang kelompok juga meningkat tajam dari 33 kejadian menjadi 110 kejadian. Penerbitan SKCK turut meningkat drastis dari 33.943 lembar pada tahun 2024 menjadi 50.064 lembar di tahun 2025.

Pada bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan mengalami penurunan dari 1.972 kasus pada tahun 2024 menjadi 1.850 kasus di tahun 2025. Jumlah korban meninggal dunia juga turun dari 109 orang menjadi 68 orang. Pelanggaran lalu lintas menurun drastis dari 9.310 pelanggaran menjadi 4.349 pelanggaran, seiring penerapan sistem tilang elektronik. Nilai denda tilang juga menurun dari Rp2,09 miliar menjadi Rp792 juta.

Selain penegakan hukum, Polrestabes Makassar terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Sepanjang tahun 2025, patroli Samapta dilaksanakan sebanyak 1.556 kali, sementara patroli di tingkat polsek jajaran mencapai 8.760 kali. Kegiatan preemtif seperti Jumat Curhat, safari subuh, sambang kamtibmas, dan sambang kelurahan juga terus digencarkan untuk menjaga stabilitas keamanan.

Menutup press release, Kapolrestabes Makassar menyampaikan bahwa wilayah Kota Makassar masih memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya banjir di beberapa wilayah seperti Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala. Data capaian kinerja yang disampaikan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan menjaga kondusivitas keamanan Kota Makassar agar lebih aman dan tertib di tahun 2026.

“Seluruh data yang kami sampaikan merupakan fakta di lapangan dan menjadi evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja demi menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Kombes Pol Arya Perdana.

0 comments:

Posting Komentar